Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Sunday, May 5, 2019

Jadwal imsak terbaru 1440 H/2019 M

Jadwal imsak Terbaru 1440 H /2019 M - Jadwal imsak merupakan jadwal di mana kita batas mulai puasa dan berbuka puasa,di mana kita jika sudah imsah harus berhenti makan dan minum,karena sudah memasuki ibadah puasa.

Di bawah ini adalaj jadwal imsak  terbaru 1440 H/2019 M



Selamat menunaikan ibadah puasa untuk umat islam seluruh dunia,semoga kita selalu di beri kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa ini.

Semoga dengan konten ini bisa bermanfaat untuk anda yang membacanya dan mengamalkan nya.aamiin

Saturday, May 4, 2019

Selamat menunaikan ibadah puasa 1440 H/2019

Selamat menunaikan ibadah puasa 1440 H/2019 - Menjelang bulan ramdhan adalah bulan yang penuh dengan ampunan,seluruh umat Muslim di dunia ini serentak menyambut bulan ramadhan ini,dan bersiap-siap menjalankan ibadah puasa dan ibadah lain nya.


Bulan puasa ini merupakan hari yang sangat di tunggu-tunggu oleh umat islam di dunia ini.dari mulai kalangan orang tua bahkan sampai anak-anak.

Kami Kamussingkat mengucapkan Ramadhan ya Ramadhan untuk seluruh umat islam yang ada di dunia ini,semoga dengan datangnya Ramadhan 1440 H/2019 senantiasa kita di berikan kesehatan dan kebahagiaan.Aamiin

Saturday, April 27, 2019

Langkah mengukur tegangan arus DC dan tegangan AC untuk pemula

Langkah mengukur tegangan arus DC dan tegangan AC untuk pemula - Pengukuran merupakan hal yang sangat sering di temukan dalam bidang apapun itu,biasa nya anda bisa menemukan hal ini di dunia automotive,tentu para mekanik wajib tau dan memahami semua allat pengukuran,tetntunya alat yang satu ini Multitester/Avometer.

Gambar : Multitester Digital

Apakah Anda sudah tau cara pengukuran arus DC dan tegangan AC ???

Jika anda belum tau yuk kita baca materi di bawah ini,berikut adalah cara-cara nya :
Baca Juga : Pengukuran Tegangan DC

Pengukuran tegangan AC

Pengukuran tegangan AC dilakukan pada komponen kelistrikan yang mengandung asrus listrik bolak balik.langkah pengukuran tegangan AC pada multimeter sama dengan langkah pengukuran tegangan DC. Perbedaan nya hanya terletak pada selector yang di arahkan ke posisi ACV saja.

Pengukuran arus DC

Pengukuran arus DC dilakukan pada komponen kelistrikan yang menggunakan arus listrik searah.Rentang pengukuran arus DC diantara 0-20A.Langkah pengukuran arus DC dapat di bagi menjadi dua,yaitu pada pengukuran pada selector 250 A dan pengukuran selector 20A.Lankah pengukuran pun hampir sama,hanya saja pada saat selector diarahkan ke 20A,maka kabel pengetesan merah (+) di pindahkan ke lubang kutub 20 A,ada pun langkah pengukuran arus DC,antara lain sebagai berikut:

  • 1)    Mengatur selector pada DCA dengan memilih salh satu batas maksimal arus yang akan diukur.
  • 2)    Saat mengukur arus degan menggunakan multimeter,kabael pengukuran multimeter di hubungkan secara seri dengan rangkaian.pengukuran arus yang benar (pada gambar…..)adalah pengetesan hitam dihubungkan denan terminal (-) baterai dan kabel pengetesan merah dihubungkan dengan terminal (-) beban.Sedangkan,terminal (+) baterai tetap terhubung dengan terminal (-)beban.
  • 3)    Membaca hasil pengukuran jarum penunjukan pada skala DG 20 A.Contohnya,pengukuran arus DC pada rangkaian  kelistrikan dengan arus standar adalah 1 A.Angka yang di tunjukan oleh jarum penunjuk pada skala DC 20A (   ),yaitu angka 1(1 setrip).Sehingga,arus pada rangkaian adalah 1A.
Hasil pengukuran dapat juga dihitung dengan menggunakan perasamaan berikut ini.
                    
 Hasil pengukuran =  Nilai yang terakur x Nilai pada selector
                                     Nilai  maksimal pada skala
Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat untuk anda yang membaca dan mengamalkannya,materi ini materi dari lanjutan sebelum nya.
Baca Materi Sebelumnya : Belajar Multimeter untuk pemula

Thursday, April 25, 2019

Prinsip kerja dan konstruksi kompresor udara

Prinsip kerja dan konstruksi kompresor udara - Kompresor udara sangat sering di temukan di bengkel-bengkel otomotif atau bengkel lain nya.kompresor udara ini berfungsi untuk memampatkan udara dan mensuplai udara bertekanan tersebut ke back lieft,band,air gun,dan alat lainnya.

Gambar : Kompresor Udara

Apakah kamu sudah tau prinsip kerja dan konstruksi kompresor udara ???

Jika kamu belum tau yuk kita simak materi di bawah ini :

1.Prinsip kerja kompresor udara

Prinsip kerja kompresor udara yaitu memampatkan udara di dalam silinder dengan mengunakan torak,proses kerjanya sama dengan proses kerja motor bakar,yaitu dengan mengisap udara dari luar ke dalam silinder,udara tersebut kemudian dikompresikan oleh torak dan tekanan udara akan meningkat dan udara akan keluar dari silinder menuju ke tangki udara.

Dalam kompresor udara terdapat tangki udara yang berfungsi untuk penyimpanan udara yang bertekanan,tangki udara juga berfungsi untuk memperhalus aliran udara,selain itu udara yang di simpan di dalam tangki akan mengalami pendinginan secra perlahan-lahan,yang kemudian akan menkadi uap air yang mengembun dan akan terkumpul di dasar tangki untuk sewaktu-waktu dapat di buang.

2.Konstruksi Kompresor udara

Konstruksi kompresor udara terdiri dari :
Saringan udara,pengatur tekanan udara,katup pengaman,dan pengukur tekanan udara.
  • saringan udara berpungsi untuk menyaring udara masuk dari debu/kotoran sehingga udara yang di hisap menjadi bersih.
  • Pengatur tekanan udara berfungsi untuk mengatur tekanan udara pada tangki.
  • Katup pengaman berfungsi sebagai pelindung teknan,apabila tekanan melebihi nilai yang di tentukan maka katup pengaman akan  melepas tekanan udara yang terlalu tinggi.
  • pengukur tekanan di gunakan untuk mengatahui tekanan udara pada tangki,kompresor yang di gunakan di bengkel memilki dua katup yaitu katup isap (Suction),dan katup tekan(discharge),kedua katup tersebut terpasang di kepala silinder.
Materi di atas merupakan materi sebelumnya,semoga dengan adanya konten ini bisa bermanfaat untuk anda yang membaca dan mengamalkannya.aamiin
Materi Sebelumnya : Perlengkapan yang ada di bengkel otomotif sekolah




Saturday, April 13, 2019

Cara pengukuran tegangan DC Pada Multimeter

Cara pengukuran tegangan DC Pada Multimeter - Pengukuran tegangan DC dilakukan pada komponen kelistrikan yang menggunakan arus listrik searah,Rentang pengukuran DC antara 0-1000 Volt.

Gambar : Multimeter Analog

Apakah anda sudah tau cara nya???


Jika belum yuk kita lanjut kepembahasan,berikut adalah cara pengukuran tegangan DC pada Multimeter :
Baca Juga : Mengukur Tegangan Arus DC dan AC

1.Mengatur selektor pada DCV dengan memilih salahsatu batas maksimal tegangan yang di ukur.Batas-batas pengukuran tegangan DC bisa anda lihat di tabel di bawah ini.

2.Menghubungkan kabel pengetesan hitam ke terminal (-) dan kabel pengukuran merah ke terminal(+) pada komponen kelistrikan yang akan anda ukur tegangannya.

3.Jika yang di ukur merupakan tegangan dalam rangkaian,maka multimeter dirangkai secara pararel dengan rangkaian tersebut.

4.Hasil pengukuran yang sudah anda lakukan bisa anda baca dengan melihat jarum penunjuk dibaca pada sekala V-A.Contoh pembacaan multimeter dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.


Pada gambar tersebut,sumberarus yang di gunakan adalah baterai dengan tegangan setandar 12-24 Volt,sehingga selektor telah diarahkan pada range 50 DCV.Setelah itu caara pembacaan hasil pengukuran nya adalah dengan melihat hasil pembacaan pada skala V-A kemudian memilih angka 0-50,membaca angka yang ditunjukan jarum penunjuk yaitu angka 12,oleh karena itu satu strip pada skala bernilai 1V,maka angka yang di tunjuk oleh jarum peninjuk dikali 1V,besar tegangan adalah 12V,hasil pengukuran dapat anda hitung dengan rumus di bawah ini ,


Hasil Pengukura=         Nilai yang terukur         X Nilai Pada Selektor

                               Nilai Maxsimal pada sekala
  
                            = 12 X 50 =12 Volt
                               50
 
Baca Materi Sebelumnya : Belajar Multimeter untuk pemula

Materi adalah materi multimeter sebelumnya,semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfa'at.aamiin

Friday, April 12, 2019

Belajar Multimeter Untuk Pemula

Belajar Multimeter Untuk Pemula - Multimeter digunakan untuk mengecek arus listrik,dan hambatan listrik.dan Tegangan ,seringkali di gunakan oleh para mekanik atau pekerja listrik,Multimeter dikenal dengan nama Avometer(Ampere,Volt,Ohm).ada dua jenis multimeter yang digunakan di bengkel,yaitu Multimeter Analog dan Multimeter Digital.


Gambar : 2 Multimeter Digital

Apakah anda sudah tau Multimeter ???

Jika anda belum tau,yukk...kita kepembahasan ,saya akan menjelaskan 2 jenis  Multimeter di antaranya,Multimeter Analog dan Multimeter Digital.dengan rincian di bawa ini ;
Baca Juga : Mengukur Tegangan Arus DC dan AC 
 
1.Multimeter Analog

Gambar : Multimeter Analog

Multimeter analog memiliki pembacaan ukur secara menual  yaitu dengan menggunakan penunjuk jarum yang berada pada Multimeter.Bagia-bagian  multimeter analog antara lain sebagai berikut:
 
a.Sekrup mengatur kedudukan jarum penunjuk pada angka “0” saat mengukur kuat arus dan tegangan.
b.Jarum penunjuk ukuran sebagai penunjuk nilai besar yang diukur. 
c.Skala sebagai skala pembacaan multi meter.
d.Indicator kontinunitas  LED untuk menentukan ada tidaknya hambatan  listrik pada kabel atau kawat penghantar yang diukur.
e.Saklar pemilih atau selector berfungsi untuk memilih posisi pengukuran dan data ukurannya.
f.Tombol pengukur jarum penunjuk pada kedudukan zero untuk mengatur jarum penunjuk pada posisi nol saat mengukur hambatan listirik.
g.Terminal (+) sebagai tempat masuknya test lend kutub +yang berwarna merah.
h.Terminal (-) sebagai tempat masuknya lest lend kutub (-) yang berwarna hitam.
i.Terminal untuk mengukur besarnya kapasitas pada kapasitor.
j.Kotak multimeter sebagai tempat komponen-komponen multimeter.
k.Bagian belakang multimeter,berfungsi sebagai penutup dan pelindung komponen-komponen dalam multimeter.
Baca Materi Selanjut nya : Cara pengukuran tegangan DC Pada Multimeter

2.Multimeter Digital

Gamabar : Multimeter Digital

Fungsi multimeter digital sama dengan multimeter analog.perbedaan utama antara keduanya yaitu pada penunjuk pengukuran.Multimeter analog memakai jarum sedangkan multimeter digital menggunakaan angka.Hasil multimeter digital relatif lebih akurat karena hasil pengukuran yang di tampilkan sampai dengan nilai desimalnya.Bagian-bagian multimeter digital:

  • Liqwid Crystal Display (LCD) berfungsi untuk menunjukkan hasil pengukuran.Ketika multimeter dihidupkan (ON),semua segmen tampilan dan idikator tampil secara singkat selama pengukuran.
  • Tombol tekan.pada miltimeter digital terdapat beberapa tombol tambahan untuk melaksanakan fungsi fungsi tambahan antara lain sebagai berikut:
1Tombol kisaran (range button) merupakan tombol yang di gunakan untuk menampilkan batas atas dan batas bawah dari hasil pengukuran yang di lakukan.
2.Tombol hold (hold button) berfunsi untuk menahan hasil pengukuran.
3.Tombol backlight di gunakan untuk menerangi bagain belakang tampilan meter agar pembacaan hasil pengukuran dapat lebih akurat di tempat kurang pencahayan.
4.Tombol Hz dan % digunkan pada saat akan  mengukur frekuensi  dan presentase kapasitas di dalam kapasitor

  • Sakelar pemilih atau selector (range selector switch)untuk memilih posisi pengukuran dan batas ukurannya. Posisi selector pengukuran pada multimeter digital adalah tegangan DC (DCV),tegangan AC(ACV),kuat arus DC(DCA),hambatan listrik,frekuensi listrik dll.
  • Terminal-terminal pengukuran/meter lead imput digunakan untuk menghubungkan kabel terminal (test lead) (+) dan terminal kabel (-) dengan multi meter saat akan melakukan pengukuran.Test lead positif pada diarahkan imput-imput merah,test lead negatif diarahkan pad input-input berwarna hitam.

Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfa'at untuk anda yang mempelajarinya dan mengamalkannya,kunjungi materi-materi lainnya yang ada di kamussingkat ini.